Assalamu alaikum wr. Wb.
Salam sejawat ,
Tahukah kita bahwa setiap tanggal 15 Februari selalu diperingati hari apa ? Tanggal 15 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Anak Internasional, untuk mengingatkan kita semua akan semakin meningkatnya kasus-kasus kanker anak
Sekadar tahu, kanker anak tercatat sekitar 2—4 persen dari seluruh kasus kanker pada manusia. Dari data statistik, kejadian kanker pada anak meningkat dalam 20 tahun terakhir ini. Sedangkan menurut WHO, setiap tahun penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Dari jumlah itu, sekitar 4 persen atau 250 ribu terjadi pada anak-anak.
Bagaimana di Indonesia? Di Indonesia sedikitnya ada 150.000 anak terkena kanker dari berbagai jenis. Atau sekitar 150 dari 1 juta anak Indonesia terkena kanker. Setiap tahun penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Empat persennya atau 250.000 penderita adalah anak-anak. Sekitar 10 % kematian pada anak disebabkan oleh kanker (Kompas.com Tiap Tahun, 4.100 Anak Terjangkit Kanker, Senin 14 Februari 2011 | 09:28 WIB).
Karenanya, diperkirakan setiap tahunnya ada 4.100 kasus baru kanker pada anak di Indonesia. Itu sebabnya, penting bagi semua untuk waspada dan deteksi kanker pada anak. Menurut YOAI, pada dasarnya, kemungkinan kesembuhan dari kanker cukup besar. Asalkan, kanker itu diketahui sejak dini.Beri pengertian pada anak dan hindarkan anak kita dari mengkonsumsi makanan berpengawet dan mengandung zat warna karena bisa memicu kanker.
Kanker yang paling banyak dijumpai pada anak-anak adalah kanker darah atau leukemia (25-30%), disusul oleh retinoblastoma (kanker retina mata), limfoma (kanker kelenjar getah bening), neuroblastoma (kanker saraf), kanker ginjal (tumor Wilms), rabdomiosarkoma (kanker otot lurik), dan osteosarkoma (kanker tulang).
Belum diketahui pasti apa penyebab kanker pada anak-anak. Kanker yang menyerang bayi sejak dilahirkan, diduga penyebabnya adalah penyimpangan pertumbuhan sel akibat cacat genetika dalam kandungan. Pada anak-anak yang lebih besar, diduga pemicunya adalah faktor lingkungan dan makanan anak-anak yang tidak sehat. Bisa juga karena radiasi atau infeksi virus. Atau perpaduan antara faktor genetika, lingkungan, radiasi, dan infeksi.
Seperti halnya pada orang dewasa, kanker pada anak kemungkinan besar dapat disembuhkan jika ditemukan dalam stadium dini. Tetapi melakukan deteksi dini kanker anak tidaklah mudah, karena anak-anak belum dapat memahami dan menceritakan gejala yang dirasakannya. Karena itu peran orang-orang di sekitarnya sangat penting dalam mendeteksi adanya gejala-gejala kanker.
Semoga artikel yang sedikit ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi bahan renungan bagi kita, untuk bisa memotivasi kita untuk bisa menyelamatkan lebih banyak penderita kanker,terutama pada pasien kanker anak di masa yang kan datang.Karna mereka adalah masa depan bangsa Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar