Minggu, 04 September 2011
Phlebotomi dan Pemeriksaan Darah Rutin
Sabtu, 05 Maret 2011
Bahan PK LBM 1
berikut adalah materi ttg hematokrit, hemoglobin, Laju endap darah, morfologi kelainan eritrosit, phlebotomi dan juga jgn blajar dr smber ini saja y . . .
smoga bermanfaat
download disini
Kamis, 17 Februari 2011
Materi Anatomi Dasar, Anatomi Hepar, Anatomi Lien
Berikut adalah materi yang berisi tentang anatomi dasar, anatomi hepar, dan anatomi lien.
Untuk mendapatkan bahan materinya, silakan donlod disini
Selasa, 15 Februari 2011
IMR (Infant Mortality Rate)
Tingkat kematian bayi adalah banyaknya kematian bayi (sebelum umur satu tahun) yang terjadi pada kelahiran per 1000 bayi. Merupakan cara pengukuran yang dipergunakan khusus untuk menentukan tingkat kematian bayi. IMR biasanya dijadikan indikator dalam pengukuran kesejahteraan penduduk.
Rumus: IMR=(Db/Pb)x1.000
Keterangan :
D=jumlah kematian bayi sebelum umur satu tahun
P=jumlah kelahiran hidup dalam waktu yang sama
Kriteria penggolongan tingkat kematian bayi:
Tingkat kematian bayi Golongan
> 125 Sangat Tinggi
75-125 Tinggi
35-75 Sedang
<35 Rendah
contoh :
Hasil sensus penduduk di Jepang tahun 1990, dilaporkan jumlah kematian bayi <1 tahun 5616 orang dengan jumlah keahiran hidup 1.277.900 orang, berapa IMR tahun 1990?
Perhitungan :
IMR : (5616/1277900) x 1000 = 4,6 per 1000
Infant Mortality Rate Negara Jepang tahun 1990 adalah 5 orang per 1000 penduduk
Lalu, penyebab meningkatnya angka kematian bayi itu apa ?
Apabila diliat dr segi lingkungan bisa saja disebabkan karena lingkungan tempat tinggal yg krg bersih dan sehat sehingga sbg sumber bibit penyakit, terkena paparan polusi ataupun paparan kimiawai maupun fisiologik.
Lalu apabila diliat dari segi pelayanan kesehatan diperkirakan dapat disebabkan karena tidak adanya kegiatan penyuluhan tentang kesehatan balita, kurang digalakkannya program posyandu di wilayah tsb, puskesmas yg sulit untuk dicapai. dll.
Lalu ketika diliat dr segi input, bisa saja disebabkan karena asupan gizi yg diberikan tdk memenuhi syarat gizi yg seimbang, malnutrisi, dsb.Waspadai kanker sejak dini
Assalamu alaikum wr. Wb.
Salam sejawat ,
Tahukah kita bahwa setiap tanggal 15 Februari selalu diperingati hari apa ? Tanggal 15 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Anak Internasional, untuk mengingatkan kita semua akan semakin meningkatnya kasus-kasus kanker anak
Sekadar tahu, kanker anak tercatat sekitar 2—4 persen dari seluruh kasus kanker pada manusia. Dari data statistik, kejadian kanker pada anak meningkat dalam 20 tahun terakhir ini. Sedangkan menurut WHO, setiap tahun penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Dari jumlah itu, sekitar 4 persen atau 250 ribu terjadi pada anak-anak.
Bagaimana di Indonesia? Di Indonesia sedikitnya ada 150.000 anak terkena kanker dari berbagai jenis. Atau sekitar 150 dari 1 juta anak Indonesia terkena kanker. Setiap tahun penderita kanker di dunia bertambah 6,25 juta orang. Empat persennya atau 250.000 penderita adalah anak-anak. Sekitar 10 % kematian pada anak disebabkan oleh kanker (Kompas.com Tiap Tahun, 4.100 Anak Terjangkit Kanker, Senin 14 Februari 2011 | 09:28 WIB).
Karenanya, diperkirakan setiap tahunnya ada 4.100 kasus baru kanker pada anak di Indonesia. Itu sebabnya, penting bagi semua untuk waspada dan deteksi kanker pada anak. Menurut YOAI, pada dasarnya, kemungkinan kesembuhan dari kanker cukup besar. Asalkan, kanker itu diketahui sejak dini.Beri pengertian pada anak dan hindarkan anak kita dari mengkonsumsi makanan berpengawet dan mengandung zat warna karena bisa memicu kanker.
Kanker yang paling banyak dijumpai pada anak-anak adalah kanker darah atau leukemia (25-30%), disusul oleh retinoblastoma (kanker retina mata), limfoma (kanker kelenjar getah bening), neuroblastoma (kanker saraf), kanker ginjal (tumor Wilms), rabdomiosarkoma (kanker otot lurik), dan osteosarkoma (kanker tulang).
Belum diketahui pasti apa penyebab kanker pada anak-anak. Kanker yang menyerang bayi sejak dilahirkan, diduga penyebabnya adalah penyimpangan pertumbuhan sel akibat cacat genetika dalam kandungan. Pada anak-anak yang lebih besar, diduga pemicunya adalah faktor lingkungan dan makanan anak-anak yang tidak sehat. Bisa juga karena radiasi atau infeksi virus. Atau perpaduan antara faktor genetika, lingkungan, radiasi, dan infeksi.
Seperti halnya pada orang dewasa, kanker pada anak kemungkinan besar dapat disembuhkan jika ditemukan dalam stadium dini. Tetapi melakukan deteksi dini kanker anak tidaklah mudah, karena anak-anak belum dapat memahami dan menceritakan gejala yang dirasakannya. Karena itu peran orang-orang di sekitarnya sangat penting dalam mendeteksi adanya gejala-gejala kanker.
Semoga artikel yang sedikit ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi bahan renungan bagi kita, untuk bisa memotivasi kita untuk bisa menyelamatkan lebih banyak penderita kanker,terutama pada pasien kanker anak di masa yang kan datang.Karna mereka adalah masa depan bangsa Indonesia.
Senin, 14 Februari 2011
Selasa, 18 Januari 2011
50 tips menjadikan bumi menjadi lebih baik
Berikut adalah 50 langkah sederhana yg berati untuk dunia yg lebih berarti dan bermakna kedepannya. . .. .
Silakan download disini